folder Filed in Insight
Setelah 10 Milyar Lebih Beriklan di Facebook, ini 3 hal yang saya ketahui
Insight sederhana yang bisa merubah persepsi Anda dalam beriklan
iqbalmaulana comment 0 Comments access_time 8 min read

Saya masih ingat rasa deg-deg’an saya, ketika beriklan pertama kali di Facebook sekitar 7-8 tahun lalu, mungkin hanya 1 atau 2 dollar perhari,  dan tanpa terasa tahun lalu di 2019 agency saya yaitu Advertisa memanajemen budget iklan Facebook hampir 1 Juta dollar atau lebih tepatnya sekitar 12 Milyar ++  rupiah .

Salam kenal, Saya Iqbal Maulana CEO dari Advertisa Digital Agency, yaitu salah satu Facebook prefered partner agency di Indonesia dan selama kurang lebih 5 tahun kebelakang telah menghandle berbagai tipe client, dari pemilik toko online, Juragan pabrik,founder startup, juga tokoh politik.

Tiap client punya cerita, studi kasus dan sudut pandang berbeda, dan hal-hal tersebut yang akan menjadi topik OBROLAN kami . 

Alasan saya buat post artikel ini pun untuk cari teman ngobrol, sharing.  diskusi dan mungkin nanti artikel ini akan dibentuk dalam format podcast dan saya akan mengundang teman-teman yang punya cerita yang dapat bermanfaat bagi banyak orang. 

Balik ke topik awal, Sebagai owner dari sebuah digital Agency Alhamdulillah tahun lalu kami dipercayakan untuk memanajemen budget iklan lebih dari 10 M , dan dari pengalaman tersebut saya akan share beberapa point penting yang saya harap dapat bermanfaat bagi Anda.

Ada tambahan 2-3 client lagi sebenarnya
dari BM Client yang sudah selesai kontrak dan belum sempat terscreenshoot

Jadi Langsung saja ini dia 3 hal yang saya pelajari dari pengalaman menjalankan budget iklan 10 M setahun di Facebook Ads…

1. There Is No Instant Formula

Maunya Instant + Bisa Ditinggal Rebahan

Silver Bullet atau apapun kalian menyebutnya, tapi selama kami beriklan tidak ada one magic formula yang auto PROFIT.  SEMUA BUTUH PROSES!

Ya memang betul semua orang suka cara yang instant .

Mungkin banyak selinting informasi seperti pake cara A pasti berhasil, Cara B ini pasti profit dan atau Set CBO, target general, 5 adset 6 ads,  ,duplikat 100 kali, nyalain automatic rules, set Manual bidding sekian ribu dan tunggu berkala 3 jam dan masih banyak detail teknis lainnya..

Tapi apakah cara tersebut berlaku ke semua bisnis dan situasi ?

Faktanya tidak semua cara-cara instant yang ramai diperbincangkan di linimasa Facebook atau grup-grup telegram works 100% .

Lalu cara apa yang kami lakukan ?

Tetap TEST & UKUR, gunakan framework beriklan yang tepat, mempersiapkan dengan melakukan perencanaan jauh-jauh hari sebelum campaign dijalankan dan melakukan pengawasan dari hari ke hari pada awal campaign di jalankan sampai melewati fase initial learning berakhir.

ya, meskipun kami sering sekali menangani client dengan tipe bisnis yang sama namun biasanya beda-beda penanganannya .

Namun ada benchmark yang sama, fokus terhadap hasil akhir, fokus terhadap element-element untuk lebih cepat menuju GOAL pada campaign tersebut, contohnya fokus pada metrik AOV atau ROAS.

Ada yang bisa langsung masuk Stage Conversion, karena pada dasarnya brand tersebut sudah dikenal masyarakat secara luas namun belum optimal dalam hal penjualan atau ketika ada brand baru biasanya ada yang bisa masuk ke Stage Consideration atau memang punya nafas tambahan di Stage awareness dalam periode waktu tertentu.

Selain itu Facebook terkenal cepat dalam perubahan algoritma dan update teknologinya,cara apa yang “bagus” dilakukan saat ini belum tentu hasilnya bagus dalam beberapa bulan kedepan. 

Facebook terus menyempurnakan platformnya dan terus berkembang .

5 Tahun lalu masih penting meningkatkan jumlah like di Fanpage, tapi sekarang sudah tidak berpengaruh karena organic reach di Fanpage jauh lebih rendah dari beberapa tahun lalu. 

Atau ketika pengalaman saya menjalankan iklan PPE atau iklan berbasis interaksi yang memancing VIRAL  bisa menghasilkan omset 100 jutaan dari seminggu beriklan dengan budget 500 ribu ? 

Sekarang??

Ya tentu tidak dapat menyamai momen sekian tahun lalu dengan cara yang sama dan budget yang sama. 

Dan ketika kita bahas tentang budget, maka tiap skala budget punya strategi masing-masing, Mindset ketika beriklan 1 jt hingga 10 jt perbulan berbeda dengan strategi beriklan dengan budget 100 jutaan perbulan atau bahkan sampai 1 M  perbulan .

Dan tiap peningkatan budget ada tanggung jawab dan strategi yang berbeda agar budget yang diinvestasikan ke platform Facebook bisa tetap efektif dan menghasilkan ROAS yang baik .

2. Mengenal Facebook Jauh Lebih Dekat

Tak Kenal Maka Tak Profit

Sebagai platform, Facebook sebenarnya sudah sangat terbuka terhadap berbagai informasi tentang apa dan bagaimana cara kerjanya.

Dan jika memang Anda memilih Facebook sebagai prioritas pertama mendatangkan profit dari bisnis Anda, maka Anda sebaiknya mengenal platform tersebut lebih dekat.

Investasikan waktu dan biaya Anda untuk sekedar coba-coba dan tes tentang berbagai hal yang berkaitan dengan mempromosikan bisnis Anda di Facebook. 

Sebelum beriklan Anda harus memahami 2 elemen penting yaitu User & Facebook itu sendiri. 

  1. User 

Cari tahu alasan mengapa orang-orang login Facebook & Instagram tiap hari, dengan begitu Anda akan mendapatkan insight tentang cara Anda mempromosikan produk Anda. 

Ingat, orang-orang yang login Facebook & Instagram memiliki rentang waktu yang sedikit dan memiliki distraksi yang tinggi antara iklan dan konten lainnya. 

Banyak diantara user menggunakan social media itu hanya di waktu-waktu senggang, bisa sedang desak-desakan didalam kereta, sambil makan siang, atau ritual scrolling sebelum tidur. 

dan butuh beberapa kali impressi (atau iklan tampil) agar orang tersebut mengingat karena saking banyaknya konten lain yang ada disocial media. 

Dan karena hal tersebut, hal yang diharapkan calon customer Anda adalah cara pembelian yang gak ribet. 

Karena Setiap langkah tambahan atau penundaan dapat membuat pelanggan meninggalkan pembelian atau biasa disebut FRIKSI .

Jadi tempatkan sudut pandang Anda sebagai calon pembeli Anda yang aktif di Sosial media.

Contoh…

Gampangnya dulu ada client yang memiliki tata cara order yang ribet di halaman websitenya, dan yang saya lakukan simple saja, menyuruh si client tersebut untuk coba order sendiri diwebsitenya yang di klik langsung dari social media.

Dan bisa ditebak, cukup lama dia menyelesaikan pembelian dan bingung sendiri sampai akhirnya dia sadar , dan mau memperbaiki proses pembeliannya agar lebih mudah dibeli dari tipe-tipe orang di social media.

  1. Facebook Platform

Ingat, Facebook bukan lembaga non-profit, sebagai bisnis tujuannya tetap untuk menghasilkan revenue dari platform periklanan.

Dan 2 hal yang pasti terjadi di Facebook Ads adalah :

  1. Biaya IKLAN Tiap Tahun Terus Naik

Meskipun  biaya iklan Facebook ads masih terbilang murah dibandingkan dengan platform lain, tapi Facebook memiliki sistem bidding, dan semakin popular Facebook Ads, maka makin banyak orang yang beriklan dan ini jelas mempengaruhi biaya iklan, terutama di momen event special seperti lebaran dan tahun baru.

  1. Exclusive Audience 

Karena tujuan Facebook ingin agar daily usernya terus terjaga dan meningkat, maka Facebook semakin hati-hati dalam menayangkan iklan ke Audiencenya. 

Semakin iklan Anda dianggap relevan, maka semakin tinggi kemungkinan iklan Anda dilihat oleh orang di Facebook

( Sedikit Hint , pada era ini jika Anda telah menjalankan Facebook Ads, maka sangat penting tahu memahami dan juga menerapkan Custom Audience dan LTV , karena audience-audience PREMIUM hanya bisa Anda akses dengan beberapa metode tertentu dari Custom Audience. )

“Know the rules well, so you can break them effectively.”

Dalai Lama XIV

Intinya cukup penting Anda mengenal dengan baik Facebook Ads , dari sisi user dan dari sisi bisnis Facebook itu sendiri, dengan mengenal jauh lebih dekat maka ini sangat membantu Anda dalam membuat iklan yang relevan ke Audience Anda. Dan ini jauh lebih penting dari sekedar orang yang Expert menggunakan Facebook Ads manager .

Dan pelajaran yang ketiga adalah …

3. Pondasi Bisnis Lebih Penting dari Teknis

Kadang Pengusaha tidak mengerti dengan produknya sendiri lho

Saya secara personal memiliki certified All Content Learning Path di tahun 2015, yaitu sertifikat mempelajari A-Z hal berkaitan dari Facebook Blueprint ratusan modul teknis, Selain itu sering ikut Facebook Quiz dengan hal yang berkaitan teknis di setiap event dan hampir 90% ada di peringkat atas.

Dan selama beberapa tahun kebelakang diminta untuk mengajar hal teknis  di beberapa perusahaan, contohnya Detik & CNN .com , Rumah Zakat , PT Taman impian Jaya Ancol dan juga banyak toko online toko online di Indonesia.

Dari pengalaman tersebut saya banyak belajar dari berbagai sudut pandang, Dan ini yang semakin menguatkan asumsi saya tentang pondasi bisnis lebih penting dari hal teknis, rata-rata bisnis yang berhasil meningkatkan omsetnya di Facebook Ads sebagian besar dipengaruhi oleh owner bisnisnya sendiri dan bagaimana kualitas produknya. 

Dari pengalaman saya jauh lebih penting belajar Buyer Persona, Customer Journey, Stage Of Funnel dan Hal-hal fundamental bisnis lainnya.

Karena Memahami Pola Pikir Manusia jauh lebih penting daripada algoritma Facebook. 

@iqbalmaulanacom

Facebook Ads hanya mempermudah penyampaian pesan yang tepat ke target yang tepat dengan cara yang tepat. 

Perlakukan Facebook Ads hanya sebagai media, yaitu jalur meningkatkan leads untuk diolah kembali dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

Belajar hal-hal dasar seperti ads Placement, Bidding Strategy, Copywriting dan targeting dasar itu cukup untuk awal yang bisa diterapkan ke dalam bisnis Anda. 

Baru setahap demi setahap mulai fokus tambah pengetahuan Anda atau mulai delegasi tugas ke bagian marketing. 

Sebenarnya masih banyak hal lain lagi yang saya pelajari namun, untuk saat ini 3 hal tersebut yang saya share pada kesempatan kali ini.

For Recap, 

1. Tidak ada Cara Instan, Anda harus benar-benar mempelajari dan mencoba melakukan testing pada skala bisnis Anda sendiri.

2. Mengenal Facebook Lebih dekat, karena dengan begitu Anda bisa lebih memahami user di sosial media sehingga Anda jadi lebih tahu bagaimana iklan yang tepat untuk meningkatkan profit bisnis Anda

3. Pondasi Bisnis jauh lebih penting sekedar teknis, tanpa pondasi bisnis yang kokoh, Anda akan kesulitan untuk Scale Up, perbaiki dulu pondasi bisnis baru belajar optimasi teknis di Ads Manager. 

Sekian dari Saya. 

Share Jika artikel ini bermanfaat, kirim ke whatsapp group, share ke Facebook Timeline atau story instagram Anda.

Terima Kasih.


Previous Next